Mari bermaafan,di hari yang Fitri

Ahirnya datang juga,hari yang di tunggu tungu oleh umat islam sejagad.Idul Fitri..,hari yang penuh kegembiraan,penuh dengan makna,pengendalian diri,pelatihan kesabaran dan indahnya berbagi serta mempererat tali silaturrahmi.Hari inilah yang memicu tradisi mudik setiap tahun di Negara kita.Yah..mungkin hanya di Indonesialah tradisi ini ada..  IMHO..Berkumpul dengan keluarga,bertemu sanak saudara di kampung halaman pada momen ini sangat di tunggu tunggu oleh para perantau,dan sewajarnyalah kita harus memanfaatkan momen ini dengan sebaik baiknya.Jika kebetulan kita ada kelebihan rizki,ingatlah saudara saudara kita yang kurang beruntung dan kurang bisa menikmati lebaran dengan semestinya..Miris memang melihat bangsa kita yang katanya kaya raya,namun potret kemiskinan masih bisa kita temui setiap hari di seliruh pelosok negri.. Mungkin bagi sampeyan semua yang tinggal di kota besar akan menemukan pemandangan itu di komplek perumahan kumuh, di kolong jembatan,bahkan di pusat kota.Namun apakah sampeyan pernah terbayang denga pemandangan seperti di bawah ini..?Saya melihatnya tiap hari kawan,di kota Jayapura,sedih..,tapi tidak bisa berbuat apa apa.Okelah kembali ke topik,di hari yang fitri ini saya ucap kan SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI,MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN,Mari bermaafan,lupakan semua pertikaian,saling umpat,saling serang,adu argumen baik di dunia nyata atupun di dunia BLOG  yang tidak nyata ini.. Semoga berguna..  AAmiin…

Baca Juga :  Dendam Istri Tua.
Advertisements

Satu tanggapan untuk “Mari bermaafan,di hari yang Fitri

      • Agustus 18, 2012 pada 10:03 pm
        Permalink

        ga ikut ahh.. lagi pengen dirumah aja..hehe
        lha mas sendiri ga takbiran toh?

        Balas
    • Agustus 18, 2012 pada 10:25 pm
      Permalink

      sama juga malas.., mending di rumah ngeloniin si kecil.. 😆

      Balas

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: