Membedakan Motor Enduro,Motorcross,Motor Trail dan Supermoto.

Apa kabar sobat pembaca yang budiman ?

Semoga senantiasa sehat dan selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa, Aamiin.

Pada kesempatan kali ini,admin ingin membahas perbedaan antara motor enduro,motorcross,motor trail dan supermoto(motard).

Admin yakin sebagian besar sobat pembaca sudah mengetahui tentang hal ini,namun tentu masih ada sebagian kecil yang belum paham tentang hal ini,semoga saja tulisan singkat ini bisa membantu.

Dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada para suhu trabas,para “tukang ngetrail” dan “tukang adventure” 😂 , serta para crosser , admin mohon izin memulai tulisan singkat ini dan mohon dikoreksi jika ada kesalahan. 😊

 

Dalam pandangan masyarakat kebanyakan yang awam dalam dunia otomotif, motor enduro,motorcross,motor trail dan supermoto (motard) hanya akan di sebut MOTOR TRAIL saja 😊

Memang susah membedakan bagi orang awam,karena bentuk alias desainnya memang sama dan mirip-mirip.

Namun pada dasarnya,perbedaan yang sangat mendasar terletak pada tempat/lokasi dimana motor tersebut dikhususkan untuk digunakan.

Berbekal bimbingan dari “master of adventure” yang mengelola blog adventuriderz.com , yang kebetulan admin punya akses langsung ke beliau, mari kita bahas satu per satu,apa saja perbedaan antara motor enduro,motorcross,motor trail dan supermoto (motard).

Enduro, Honda CRF450X
  • Motor Enduro

Arti kata Enduro dalam kamus besar Bahasa Indonesia adalah perlombaan jarak jauh (motor/mobil) yang lebih mengutamakan ketahanan daripada kecepatan.

Baca Juga :  Resiko Profesi..

Dalam konteks ini,Motor Enduro bisa diartikan sebagai motor yang dirancang sebagai kendaraan untuk melakukan petualangan (baik jarak jauh maupun dekat) dan dirancang untuk mempunyai ketahanan yang handal daripada kecepatan (top speed).

Ketahanan yang dimaksud disini sebenarnya bukan hanya untuk motornya,tapi juga ridernya yang harus melewati berbagai rintangan.

Misalnya di dalam hutan, rider harus melewati berbagai rintangan khas jalur trabas, jalanan berbatu, melewati sungai, naik turun bukit yang ekstrim,bahkan jalanan berlumpur.

Ban yang dipakai oleh motor enduro adalah ban dengan motif batik ban kotak-kotak,atau sering disebut dengan ban pacul dan ada juga yang menyebut “ban tahu” sesuai dengan habitat atau jalur yang dilewatinya.

Tak heran pula jika ada motor enduro dilengkapi lampu utama untuk keperluan trabas di hutan pada malam hari.

Beberapa contoh motor enduro yang bisa ditemui antara lain KTM (150 XC, 200 XC, 250 XC, 250 XC-F, 300 XC, 300 XC-F, 350 EXC-F, 450 XC-F, 500 EXC), Yamaha (TT-R125RE, TT-R230, WR250F, WR450F), dan Honda (CRF150F, CRF230F, CRF250X, CRF450X).

Motocross Yamaha YZ450F
  • Motorcross.

Secara fisik,tampak tak ada perbedaan dengan motor enduro.

Motorcross adalah balapan motor non jalan raya alias off road di sebuah sirkuit khusus off road. Istilah populernya  adalah balap motor garuk tanah.

Baca Juga :  September 2017,Honda Vario 150 Menang Telak Atas Yamaha Aerox 155.

Karena ini adalah balapan,sudah pasti spesifikasi dari motocross sangat istimewa,terlihat dari shock absorber keluaran merk ternama,ban tahu yang “batiknya” lebar dan sasis yang rigid.

Karena khusus untuk balapan,maka motor jenis ini tak dilengkapi kelengkapan berkendara di jalan raya seperti lampu utama,spion,lampu sein dan lain sebagainya.

Tak mengherankan jika harga motorcross sangatlah mahal mengingat spesifikasinya yang benar-benar mumpuni dan ready to race.

Beberapa contoh motor untuk kegiatan motocross antara lain KTM (125 SX, 150 SX, 250 SX, 250 SX-F, 350 SX-F, 450 SX-F), Yamaha (YZ125, YZ250, YZ250F, YZ450F), Kawasaki (KX250F, KX450F), dan Honda (CRF150R, CRF250X, CRF250R, CRF450X, CRF450R).

 

Trail Kawasaki KLX250
  • Motor Trail /Dual Sport / ON-OFF

Jika Motorcross adalah motor spesial yang digunakan untuk balapan di sirkuit khusus dan motor enduro adalah spesialis adventure dan trabas di hutan,maka Motor Trail alias Dual Sport atau ON-OFF Sport adalah motor yang legal digunakan di jalan raya namun juga bisa digunakan untuk melibas trek off road.

Gampangnya,motor trail adalah motor yang legal digunakan ON THE ROAD dan bisa menerabas jalanan OFF ROAD.

Sebagai motor ON THE ROAD,konsekuensinya adalah motor trail dilengkapi dengan segala macam kelengkapan dan piranti layaknya motor jalan raya,seperti lampu utama,lampu sein,klakson,lampu rem,spion,speedometer dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Nyiprat,broooo :-(

Diameter rodanya masih menganut pakem layaknya motorcross dan enduro,yakni roda depan diameternya lebih besar dari roda belakang.

Motor trail menggunakan ban pacul yang tidak terlalu ekstrim,untuk menunjang kenyamanan berkendara di jalan raya dan masih bisa menembus medan jalanan yang “hancur”.

Contoh Motor trail kubikasi “kecil” adalah Kawasaki KLX 150, KLX 250,Yamaha WR250R,Yamaha  XT250, Honda CRF250L.

Supermoto Yamaha WR250X
  • Supermoto (Motard)

Supermoto adalah perpaduan antara motor trail/dual sport dengan motor jalan raya (street bike).

Ciri utamanya adalah menggunakan ban “jalan raya” yang halus,bukan ban pacul.

Jadi secara sederhana,Supermoto adalah motor trail yang menggunakan ban street bike dan lebih banyak diperuntukkan beraktifitas di jalan raya.

Untuk harganya,biasanya Supermoto lebih mahal dari versi motor trailnya.

Contoh, Kawasaki D’Tracker 150, Kawasaki D’Tracker 250, Yamaha WR250X, KTM 690 SMC R, dan Ducati Hypermotard.

Demikian tulisan singkat tentang perbedaan antara motor enduro,motorcross, motor trail dan Supermoto.

Semoga bermanfaat dan mohon dikoreksi jika ada kekurangan dan kesalahan.

Advertisements

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: