Cara Menjaga Agar Piringan Rem Cakram Tidak Cepat Aus.

 

 

Ilustrasi piringan cakram aus / baret.

Tulisan ini sebenarnya adalah berbagi pengalaman pribadi admin yang mengalami kejadian yang di luar kebiasaan,yakni piringan rem cakram yang baret/ aus alias tergerus cukup dalam dalam masa pemakaian motor baru yang masih berjalan sejauh 20 ribu kilometer.

Jadi lebih tepatnya,tulisan ini bercerita tentang apa saja yang menyebabkan piringan rem cakram menjadi cepat aus dan tergerus/baret.?

Jadi begini…,

Kronologisnya kurang lebih seperti ini,admin mendapati piringan cakram pada All New Honda CBR150 Streetfire yang sehari-hari admin gunakan beraktifitas tergerus cukup dalam,piringan cakram yang tebal standarnya 3 mm tersebut tergerus sekitar 1 mm di kedua sisi dan meninggalkan bekas luka baret/goresan yang tampak begitu nyata seperti gambar di atas.

Dalam hati admin tak menyalahkan siapa-siapa, karena menyadari jika memang sering terlambat mengganti kampas rem. ?

Baca Juga :  Honda Biz 125 Flexone,Bebek Peminum Alkohol dari Brazil

Kebiasaan buruk yang tidak patut di tiru…,admin biasanya baru mengganti kampas rem jika sudah terdengar bunyi goresan/gesekan antar logam ketika pedal rem di injak. ? pertanda kampas rem sudah benar-benar habis dan hanya tinggal besoknya saja.?

Naaah…dari cerita kasus di atas,bisa sedikit mulai kita simpulkan,bagaimana caranya agar kita bisa menjaga keawetan piringan rem cakram motor kesanyangan kita.

  • Sering mengecek kampas rem. Paling tidak sebulan sekali haruslah menyempatkan waktu untuk mengecek ketebalan kampas rem. Lha wong kampas rem cakram motor kan gampang mengeceknya tinggal di pelototin saja sudah tampak secara visual tingkat ketebalannya. Jangan menunggu hingga terlalu tipis,karena beresiko kebablasan,terlalu sibuk dengan pekerjaan akhirnya penggantian kampas rem terabaikan seperti yang admin alami pada ilustrasi di atas.
  • Usahakan mengganti kampas rem dengan kampas berkualitas original. Opini yang beredar di kalangan biker dan mekanik pinggir jalan menyatakan jika kampas rem kualitas abal-abal alias imitasi itu “memakan” alias bisa menggerus piringan cakram ataupun tromol. Benar atau tidaknya opini ini memang belum ada penjelasan secara ilmiah dan tekhnis,tapi demi kebaikan bersama,nggak ada salahnya meng iya kan opini tersebut.?
  • Setelah berkendara dalam kondisi cuaca ekstrim seperti berkendara menembus hujan deras atau menerjang genangan air atau banjir,sesampai di tujuan usahakan segera mencuci bagian piringan cakram dengan air bersih. Tujuannya agar kotoran berupa tanah dan pasir yang menempel di piringan cakram segera rontok dan tidak mengering dan menempel di piringan cakram,sehingga saat motor di pergunakan lagi,piringan cakram sudah bersih dan bebas dari resiko gesekan yang bisa membuatnya terkikis.
Baca Juga :  Honda Dream Ride Project Rampung, Karya Modifikasi Berbasis All New Honda CBR250RR Itu Telah Mengaspal di Yogyakarta.

Hanya sekedar berbagi pengalaman saja,bro….Bukannya menggurui..

Admin yakin, para pembaca yang kesasar di sini adalah para Biker yang sudah mumpuni dan punya segudang pengalaman tentang dunia roda dua.

Sekian dan mohon dikoreksi.

 

Advertisements

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: