Review Harian Suzuki GSX-S150,Mantep Tenan.. πŸ‘πŸ‘

Apa kabar sobat biker ?

Semoga senantiasa sehat wal ‘afiat dan senantiasa dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa sehingga mendapatkan keselamatan dalam setiap perjalanan sampai di tempat tujuan.

Aamiin..

Menyambung tulisan sebelumnya tentang Suzuki GSX-S150 yang merupakan unit pinjaman dari PT.Papua Modern Motor cabang Tanah Hitam Abepura (Suzuki Tanah Hitam),kali ini akan bercerita kepada sobat pembaca yang budiman tentang kesan-kesan yang admin dapatkan dari menggunakan Suzuki GSX-S150 selama 3 hari.

 

Baiklah…kita mulai saja …

 

ERGONOMI

Dalam tulisan-tulisan sebelumnya tentang Suzuki GSX-S150,admin sering menuliskan jika Suzuki GSX-S150 sangat bersahabat dengan “pinggang tua ” 😁

Artinya apa ? Riding positionnya pas… Tegak dan santai,hal ini di dapat dari kombinasi posisi jok,stang kemudi dan pijakan kaki pengendara yang seimbang.

Tiga hal inilah yang berpengaruh besar dan bertanggungjawab terhadap kenyamanan posisi berkendara.

 

HANDLING

Sesuai dengan dimensinya yang terlihat mungil dan tak sepanjang motor sport naked sekelas dari kompetitor,menjadikan Suzuki GSX-S150 lebih mudah di ajak bermanuver.

Ringan dan lincah diajak meliuk-liuk di kemacetan jalan yang ramai sekalipun.

Baca Juga :  Review Harian New Honda BeAt Street eSP (Bag.2 Konsumsi Bahan Bakar )

 

 

Melintas dan melibas medan jalan non aspal yang berbatu juga bukan masalah.

Suzuki GSX-S150 tetap lincah dan mampu mengatasinya.

 

Apalagi di jalanan aspal yang mulus,mencoba cornering dengan Suzuki GSX-S150 terasa sangat ringan dan nurut banget.

 

Posisi Boncenger.

Inilah yang agak sedikit mengganjal di hati, desain fisik Suzuki GSX-S150 yang mempunyai butiran nungging dan tinggi membuat posisi boncenger terlihat ganjil agak aneh dan kurang enak di lihat.

Kita maklumi saja,karena pada dasarnya bentuk buritan Β ini mengikuti Β desain GSX-R150 yang sebenarnya mungkin tidak di desain untuk berboncengan.

Satu lagi..,busa joknya kurang lembut.😊

 

 

Baca Juga :  Ini Dia,Harga All New Supra GTR 150 di Jayapura Papua.

KONSUMSI BAHAN BAKAR.

Untuk mengukur konsumsi BBM sangatlah mudah, Suzuki GSX-S150 mempunyai speedometer digital yang sudah di lengkapi dengan fitur pengukur konsumsi BBM.

Tinggal pencet tombol kiri,maka akan tampil info tentang odometer,pencet lagi yang tampil adalah trip meter,tekan sekali lagi maka akan tampil info konsumsi bahan bakarnya.

Tapi jangan lupa,sebelumnya harus di reset dulu trip meter dan konsumsi BBM nya.

Dan dari perjalanan yang admin lakukan,perjalanannya adalah dari Abepura Jayapura menuju Pos Lintas Batas Negara di SKOW – Wutung Papua New Guenea plus jalan-jalan ke tempat lain,jarak yang di tempuh adalah sejauh 154,6 km dengan konsumsi bahan bakar 32,6 km/liter.πŸ˜‰

Rupanya…,gaya berkendara admin agak sedikit “kasar”, sehinggga jadi agak boros bensin πŸ˜‚

Tapi faktor lain seperti medan jalan yang banyak tanjakan tentu juga mempengaruhi konsumsi bahan bakarnya.

Satu lagi yang menjadi catatan…

Baca Juga :  Ketika Jalan Raya Berlobang, Mungkin Ini Hanya Terjadi di Sini

Karakter mesin Overbore yang cenderung “main di putaran” atas,membuat mesin GSX-S150 ini terasa jadi “agak lembek ” ketika akselerasi setelah down shifting di tanjakan.😊

Pembandingnya apa ?

Admin mempunyai tunggangan sport 150 cc bermesin tipe near square, dan dari rasa yang di dapat ,near square lebih enteng melahap tanjakan di banding overbore.

Tapi secara keseluruhan,handling Suzuki GSX-S150 mantep tenan, cak…

πŸ‘πŸ‘πŸ‘

 

Top speed gimana ?

Sudahlah….nggak usah tanya tentang hal itu….

Admin sudah “tua”…. Takut ngebut…

πŸ˜‚πŸ˜‚

Terlalu berbahaya…Jalan raya bukanlah tempat untuk kebut-kebutan…

Cari aman saja….😊😊

Salam dari Jayapura.😚😚

 

 

 

 

 

 

Advertisements

13 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *