Riding Minggu Mengelilingi Jayapura,Berikut Beberapa Tempat yang Elok dan Mempesona

image

       Jayapura..,I’m Coming [ again]
Apa kabar,sobat bikers..? 
Semoga senantiasa sehat dan selalu dalam lindungan-Nya.
Aamiin..

Kali ini Mas sayur akan mencoba bercerita tentang riding santai di hari minggu,hari libur yang di gunakan untuk menikmati keindahan alam yang ada di sekitar kota Jayapura.
Tak lupa ,di sini Mas sayur akan membagikan beberapa gambar tempat-tempat yang lumayan indah dan bisa di kunjungi di sekitar Kota Jayapura ini.

Tak perlu terlalu jauh berkendara,hanya di seputaran Abepura dan Jayapura Selatan saja,kita sudah dapat menemukan keindahan alam yang merupakan Maha karya Sang Maha Pencipta yang di anugerahkan kepada umat Manusia untuk di jaga kelestariannya dan di wariskan pada generasi selanjutnya.

image

Jayapura adalah kota yang Geografisnya berbukit dan terletak di tepi laut.
Otomatis setiap langkah di kota ini akan di suguhi pemandangan alam perbukitan yang berpadu dengan garis pantai yang ketika di nikmati dari tempat tinggi akan memberikan sensasi keindahan tersendiri.

image

Ini adalah Abepura.
Sebuah lembah yang di kelilingi perbukitan di pinggir selatan Kota Jayapura.
Walaupun letaknya di pinggir kota Jayapura,namun Abepura adalah pusat dan urat nadi perekonomian kota Jayapura.
Pasalnya,segala kegiatan ekonomi yang identik dengan pasar berpusat di Abepura dengan adanya sebuah Pasar yang merupakan Pasar Sentral dari semua kegiatan perdagangan di Jayapura,yakni Pasar Youtea Abepura Jayapura.

Baca Juga :  Bensin Botolan... ( Lagi...??? )

Mayoritas komoditi perdagangan yang di kirim dari luar Papua melalui jalur laut atau jalur udara akan terlebih dahulu ber akumulasi di pasar Youtefa Abepura,untuk selanjutnya di distribusikan ke seluruh kota bahkan di kirim ulang ke pelosok pedalaman dan kabupaten lain di sekitar Jayapura,seperti Kabupaten Keerom dan Kabupaten Sarmi yang merupakan hasil pemekaran Kabupaten Jayapura.

image

Ini adalah salah satu ruas jalan alternatif di seputaran RS Bhayangkara Jayapura.
Jalur ini di bangun belum lama di masa pemerintahan bapak Walikota Jayapura Tomy Mano.
Jalur ini di buat sebagai alternati jalur dari Jayapura menuju Abepura yang awalnya hanya satu yaitu di jalur poros Sky Line.
Jalur ini terbukti ampuh memecah arus lalu lintas dan mengurangi kemacetan di jalur poros utama yang sudah mulai mengalami kemacetan di jam-jam tertentu.

image

image

Dua gambar ini adalah tempat yang sama.
Gambar pertama Mas sayur ambil sekitar bulan April 2015 yang lalu. Belum ada bangunan di situ waktu itu.
Saat tulisan ini di buat,di tempat tersebut sudah terdapat semacam bale-bale tempat beristirahat menikmati keindahan alam teluk Youtea yang terhampar indah di depannya.

Baca Juga :  Velg Motor Matik Rompal/Pecah/Sempal

Pengelolaan tempat seperti ini biasanya bukan Dinas Pariwisata,tetapi pengelolanya adalah “penguasa” wilayah setempat yang biasa di sebut Ondoafi alias tetua adat dan atau tuan tanah di wilayah tersebut.

Tempat ini terdapat di bukit Sky Line arah pemancar RRI Kampung Buton Abepura.

Sekali duduk di bale-bale itu,anda bisa di kenai tari antara 50 sampai 100 ribu..
   😉

image

image

Ini juga merupakan salah satu ruas jalan alternatif yang Mas sayur ceritakan di paragraf di atas.

Tebing di kanan dan kiri jalan ini merupakan puncak sebuah bukit yang “di belah” untuk di jadikan jalan raya.

Bebatuan di tebing tersebit masih terlihat labil dan terlihat rawan sekali mengalami longsor jika hujan deras.

image

Tempat ini terletak tak jauh dari gambar sebelumnya,terletak di sekitar Perumahan Jaya Asri Entrop Jayapura selatan, yang juga hanya beberapa ratus meter dari Kantor Walikota Jayapura.

image

Gambar inidi ambil dari depan MAKODAM XVII Cendrawasih,tepatnya dari lapangan Golf Kodam XVII.

Sayang sekali cuaca berkabut,sehingga pemandangan birunya laut yang berpadu dengan hijaunya pulau pulau kecil di tengah teluk tak bisa di nikmati dengan jelas.

Baca Juga :  ValenciaGP Milik Pedrosa,Tapi Gelar Juara Dunia MotoGP 2017 Milik Marc Marquez.

image

Gapura masuk ke Markas Para Ksatria Penjaga Bangsa.
MAKODAM XVII CENDRAWASIH.

Sebenarnya,masih banyak sekali tempat-tempat elok yang ada di sekiitar kota Jayapura.
Namun karena tulisan ini sudah terlalu panjang,maka ada baiknya cerita jalan-jalan ini di sudahi.
   🙂
toh sebelumnya,Mas sayur juga sudah pernah menulis beberapa artikel tentang alam Jayapura yang eksotis.

image

Untuk gambar ini,silahkan baca cerita selengkapnya di tulisan tentang

KAMPUNG ENGROS,PERKAMPUNGAN DI ATAS AIR.

image

Untuk gambar yang ini,simak cerita selengkapnya DI SINI.

Oke…sobat bikers..
Rasanya cukup sekian dulu cerita jalan jalan kali ini.
Semoga saja,cerita ini bisa memberikan gambaran bagi yang belum pernah ke Jayapura.
Dan jangan lupa,jika suatu saat ada sobat pembaca yang berkunjung ke Jayapura,bisa anda buktikan sendiri eksotisme alam Jayapura.
Salam dari Jayapura
The Dream Land.

Advertisements

25 tanggapan untuk “Riding Minggu Mengelilingi Jayapura,Berikut Beberapa Tempat yang Elok dan Mempesona

  • Agustus 30, 2015 pada 6:51 pm
    Permalink

    hari libur memang enaknya digunakan untuk liburan, bosen kalo ngendon terus dirumah, joz kang jalanjalannya elok, enak buat refreshing

    Balas
  • Agustus 31, 2015 pada 7:24 am
    Permalink

    Josshhh… cuacanya berkabut,pasti udara nya seger tenan….

    Balas
  • Agustus 31, 2015 pada 9:57 am
    Permalink

    Segarnya……. potensi alam indonesia untuk dijadikan wisata sangat besar…. sayang pengelolaannya belum terlalu diseriusi…. nggak cuma di papua, dimalang pun keadaannya sama

    Balas
  • September 2, 2015 pada 8:59 pm
    Permalink

    mas, sampeyan pake paketan internet apa kah?
    tsel mahal2 e paketane sakiki.
    arep ol wae mahal men.

    Balas
    • September 3, 2015 pada 2:30 am
      Permalink

      Iki aku masih pake FLASH kampus sisa paketan daftar di jember tempo hari.. 55 rb 2 GB.

      Iyo,kang ..mahal tenan sekarang,
      Paket FLASH jatapyra 140 rb /30 Hari -4GB Minus WIFI
      🙁

      Balas
      • September 3, 2015 pada 4:32 am
        Permalink

        parah tenan tsel.
        aku pake ovpn 0pulsa 0kuota tapi mlakune koyo keong.
        jenenge we gratisan. mentok 50Kbps modal tuku username ama pasword.wkwkwk
        6gb per 3bulan biasane 99000 naek 120000 eh naek meneh 145000.
        zona2 barang tsel ki. parah :'(

        Balas
  • September 6, 2015 pada 3:30 pm
    Permalink

    Weh . . . Jayapura jos, tempat lahir e anakku . . . Hehehe. Salam kenal mas, aku dl tinggal di daerah pasar youtefa.

    Balas
    • September 6, 2015 pada 3:32 pm
      Permalink

      Salam kenal juga… aku di depan SMK 5 Jalan yg mau ke pasar…

      Balas
      • September 6, 2015 pada 3:44 pm
        Permalink

        klo aku d pojok pasar youtefa, sebelah kali acai mas. Kangen suasana disana yg sedap sedap ngeri(lebih banyak sedapnya) plus kangen kena banjir klo hujan deras . . . Wakakaka.

        Balas
        • September 6, 2015 pada 4:10 pm
          Permalink

          Baru seminggu yg lalu banjir lagi,kang.. sekarang sdh pulkam,to.?

          Pojok pasar pinggir kali yg sebelah mana..?
          Yg di jalan raya menuju tanah hitam itu kah..?

          Balas
      • September 6, 2015 pada 8:07 pm
        Permalink

        itu sudah seninya tinggal di pasar youtefa . . . Hahaha, sekarang pindah di pulau laskar pelangi kang.
        Bukan kang, pojokan yg jalan tanah(gak tau sekarang di aspal atau belum tuh . . Hehe), yg kost kost an 2 lantai itu kang, yg bawahnya jg banyak yg kost tukang sayur.

        Balas
      • September 7, 2015 pada 12:07 pm
        Permalink

        di belakang toko tp lali aku nama e toko opo . . . Hehe, yg tempat e dr arah gerbang masuk pasar yg dr arah tempat sampeyan belok kanan smp mentok pertigaan kang.

        Balas
        • September 7, 2015 pada 12:15 pm
          Permalink

          Oh..iya..iya..paham.. rumah kost tingkat lantai 2 itu,to..
          Jalan itu sekarang sudah di cor,terus di aspal…tapi teteo aja kalau hujan besar terendam banjir..

          Balas
      • September 7, 2015 pada 1:45 pm
        Permalink

        Wih mantap wes gak terlalu berdebu.
        Klo terendam banjir su takdir daerah situ kang . . . Hahaha.
        Jadi kangen sm youtefa nih . . . Hehe

        Balas
  • September 7, 2015 pada 4:40 pm
    Permalink

    masih nguli ikut orang kang . . . Hehe

    Balas

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: