Perpisahan Yang Sangat Berat

burgess-rossi repsol Honda 2000

Rasanya berita tentang hal ini sudah banyak di ulas di berbagai media massa,maupun blog-blog roda 2 .

Secara pribadi Mas sayur berpendapat jika keinginan Rossi memakai kepala mekanik yang baru adalah karena dia ingin menang lagi.

Dengan kepala mekanik yang baru,yang mungkin lebih muda dan bersemangat ***TAPI BELUM TENTU LEBIH PINTAR DARI BURGESS    😉    Mungkin Rossi berharap akan menemukan sesuatu yang baru yang bisa membawanya meraih titel juara dunianya yang ke_10.

burgess_rossi yamaha gauloissess

Di gambar ini mungkin Rossi masih seusia Marquez saat ini ( atau lebih tua dikit lah ) Jelas tergambar semangat dari gambaran wajahnya.

rossi_burgess yamaha camel

burgess-rossi yamaha FIAT

Di tim ini mereka mengalami masa kejayaannya.

.

burgess-rossi_ducati

Di Tim merah,mereka mengalami masa paling sulit sepanjang karirnya,sehingga mereka jarang tampak tersenyum    😉

Baca Juga :  Moto GP seri Mugello 2013, VR46 +YZR M1 =..... ( ??? )

.

burgess-rossi yamaha2013

Awal 2013 mereka kembali ke Yamaha Factory Racing.

Namun ternyata,Yamaha kini bukan lah Yamaha yang dulu mereka tinggalkan. segalanya telah berubah, boss di sana pun telah berganti.

Menjalani balapan hampir sepanjang musim 2013, tak ada hasil yang “sangat memuaskan ” bagi mereka,kecuali euforia di Qatar dan di Assend Belanda.

Akhirnya ,Rossi pun memilih berpisah “baik-baik” dengan “bapak Sirkuit” nya.

Baca Juga :  Melumasi Rantai Dengan Oli Bekas,Kerugiannya Lebih Besar dari Keuntungannya...

Walaupun Burgess menyadari dan menerima,jelas ini sebuah pukulan yang berat.

Bagi Burges sendiri,berhubung ia masih terikat kontrak dengan Yamaha Factory Racing,maka kemungkinan ia akan membantu Tim Mekanik Jorge Lorenzo di tahun depan.

Semoga mereka berdua mendapatkan kebaikan pasca perpisahannya,Rossi mendapatkan kepala mekanik yang tepat,dan JB pun mendapatkan posisi yang nyaman    🙂

Baca Juga :  Moto GP : Rossi Masih Betah di Moto GP, Masih Emoh ke WSBK..
Advertisements

32 tanggapan untuk “Perpisahan Yang Sangat Berat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: