Mari Bercerita Soal Garansi..

garansi mesin2Semua produk baru yang di jual di pasaran tentu memiliki masa garansi,yang artinya masa jaminan di mana jika terjadi kerusakan pada barang tersebut akan di ganti oleh produsen, gratis… Namun dengan catatan KERUSAKAN ADALAH MURNI KESALAHAN PRODUSEN ATAU CACAT PRODUKSI,BUKAN RUSAK KARENA KESALAHAN KONSUMEN.

.

Tak terkecuali dengan produk kendaraan roda dua,kita sudah sering mendengar istilah garansi mesin 3 tahun atau bahkan 5 tahun. Dan peraturan atau tata cara yang mengatur segala macam tetek bengek soal garansi tersebut sudah tertulis lengkap dan njlimet di buku pedoman pemilik yang biasanya di sertakan saat kita membeli motor baru.

Dan ternyata..,di kalangan konsumen sendiri ada dua kelompok yang berbeda menyikapi soal garansi ini,kelompok pertama adalah konsumen yang benar-benar memperhatikan kondisi kendaraannya tanpa melakukan modifikasi “terlarang” yang bisa menyebabkan garansinya hangus.   😉   Kelompok kedua adalah yang masa bodoh dengan garansi dan melakukan modifikasi sesuai selera walaupun beresiko garansinya hilang. Contoh paling nyata adalah ketika motor baru sekarang semua sudah menerapkan fitur AHO,namun karena berbagai alasan ada sebagian konsumen yang nekat membuat saklar tambahan demi mematikan AHO nya, padahal jika ada kejadian tak terduga,terjadi konsletting MISALNYA..lalu motor terbakar ketika motor masih dalam masa garansi,maka akan kesulitan mendapatkan garansi,bahkan bisa di katakan tidak akan mendapatkan garansi.

Baca Juga :  2014 All New Vega Philippina,Vega RR nya Philippina

.

glproBagaimana pabrikan tahu jika sebuah unit motor sudah pernah di modif dengan saklar tambahan sedangkan motornya sudah terbakar..? Pengiriman sampel dan penelitian mendalam akan bisa membuktikannya,Mas Sayur punya teman seorang mantan mekanik yang punya pengalaman tentang hal ini,ketika motor kliennya yang terbakar di ajukan klaim garansi ke pabrikan,ternyata hasilnya…?   garansinya di tolak… dan pabrikan menyertakan foto scan bukti jika motor itu sudah pernah di modifikasi dengan di beri saklar tambahan ( jaman itu istilahnya Kunci Rahasia ) . Semoga saja nanti orangnya nongol dan memberikan komennya di sini.   😉

Baca Juga :  Karena Mur Penahan Baut Terlalu Mahal..?

.

Ada pula alasan yang menyebabkan seseorang malas mengurus garansi dan acuh dengan masalah garansi,yaitu masalah urusan yang berbelit dan waktu yang tidak sebentar. Malah ada yang bilang begini, “jangan kan barang garansi yang gratis,lha wong yang beli  inden saja lamanya minta ampun ”    😉    nahh loo..     :mrgreen:

.

Sebenarnya,opini opini sepele seperti di paragrap di atas seharusnya MENJADI KRITIK MEMBANGUN bagi produsen JIKA PRODUSEN BENAR-BENAR ingin MEMBERIKAN PELAYANAN TERBAIK BAGI KONSUMEN.

Baca Juga :  Joke : Solusi Jika anda Kehilangan Baut Plat Nomor di Jalan

.

Mungkin di antara pembaca ada yang mempunya cerita soal mengurus garansi..?  Cerita manis,atau cerita menyebalkan..,silahkan di bagi ceritanya di kolom komentar. Untuk apa..? supaya pembaca yang belum tahu menjadi tahu dan bisa meluruskan opini di masyarakat yang terlanjur beranggapan jika mengurus garansi itu sulit,ribet dan hanya GAMPANG BAGI KALANGAN TERTENTU.

.****garansi di sini tidak hanya berkutat di masalah kelistrikan,mngkin mesin yang bermasalah ketika motor baru beberapa bulan,klothok klothok atau apalah…   silahkan di bagi pengalamannya   😉

Advertisements

67 tanggapan untuk “Mari Bercerita Soal Garansi..

  • September 19, 2013 pada 11:47 am
    Permalink

    ini pengalaman saya karena saya seorang service advisor dari bengkel resmi Y. . .kalau saya biar indent sparepart garansi biar cepet saya talangin dulu pakek stock sparepart yang ada di gudang walaupun itu motor baru tapi dealer saya selalu ready stock sparepart duluan. .nah kalau barang gantinya sudah datang dari pusat baru saya masukkan ke stock gudang lagi jadi konsumen tidak perlu menunggu lama barang gantinya datang.
    itu kalo bengkel saya,tapi tidak tau juga yang laen kayak apa

    Balas
    • September 19, 2013 pada 11:54 am
      Permalink

      nah..ini suatu terobosan bagus … sepertinya konsumen sampeyan nggak perlu nunggu lama nich Pak RW.. 🙂

      Balas
    • September 19, 2013 pada 12:11 pm
      Permalink

      aku dulu juga gitu masbro, tapi mbelani konsumen malah musuhan kalo kepala dealer
      soal’e sparepart yg tak pake buat ngganti claim motor konsumen ngambil dari unit baru :mrgreen:
      #dan endingnya tragis 😀

      Balas
      • September 19, 2013 pada 12:15 pm
        Permalink

        ROBBING itu kan perampokan…? 🙄 weh…ngambil part dari unit baru itu “SESUATU BANGET” :mrgreen:

        Balas
      • September 19, 2013 pada 12:17 pm
        Permalink

        ya mesti lah pak…yang punya dealer ngamok2…
        Tapi lak jenengan ngomong baik2 pasti gak bakal kayak gitu…

        Balas
      • September 19, 2013 pada 1:19 pm
        Permalink

        iya juga bro,dulu kepala deler yang lama juga gak ngebolehin n malah kita yang ditabrak konsumen. . .tapi alhamdulillah kepala deler yang baru bisa diajak kerjasama n motor konsumen gak sampe nginep. . .kalo kepala deler kolot gitu ajak tawur aja bro. . .hehehe

        Balas
      • September 19, 2013 pada 1:24 pm
        Permalink

        KUdu bijak pak RW sekarang..karena konsumen mintanya aneh2 sekarang, apa2 sithik claim, apa2 complain…gak kayak konsumen jaman dulu…

        Balas
    • September 19, 2013 pada 12:28 pm
      Permalink

      hahahahahaha…..
      mari kita ubah pandangan kita ke sisi costumer dulu ok 😀
      kita sebagi orang yg beli motor ,wis susah2 nabung / nyicil pasti semua orang mintanya produk yg di beli bagus ,betul ga ?
      kalo anda menerima barang cacat kira2 bagaimana reaksi anda?
      pasti marah kan , apalagi baru beli sudah harus nginap dibengkel
      kepriwe perasaannya
      nah disini ga hanya nama dealer saja yg jelek bahkan produknya pun “DICACATI” orang , makanya kalo kasus seperti ini dulu saya selalu koordinasi dg kepala dealer , namun masalahnya kepala dealer lama yg orangnya mau diajak seperti itu pindah ke cabang laen , etemunya kepala dealer yg kotok ga bisa di ajak kerjasama yoooooo mending get out dari bengkel saja kalo ujungnya saya yg di ajak gelut karo konsumen 😀

      Balas
      • September 19, 2013 pada 12:40 pm
        Permalink

        jadi curhat ni abang….tetap semangat bang…
        Rejeki jenengan masih ada di tempat lain kok…hehehehe

        Balas
  • September 19, 2013 pada 11:48 am
    Permalink

    timbang inden mending ganti after market utowo golek nek pasar loak wae mas 😛

    Balas
      • September 19, 2013 pada 12:18 pm
        Permalink

        Gak kesuen dongkrong e,,tapi cepet resak e..wkwkwkwkwk

        Balas
      • September 19, 2013 pada 12:38 pm
        Permalink

        Siippp…..nyang ngendi wong iki…bang athelete…

        Balas
  • September 19, 2013 pada 11:52 am
    Permalink

    hadirrrrrrr pakdhe 😀
    arep cerito lha sampeyan wis tak critani kasus’e :mrgreen:

    Balas
    • September 19, 2013 pada 11:56 am
      Permalink

      masalh’e kabel’e di potong2 dadi uoooookeeehhhhh’e pakdhe
      malih koyok mie sedap sing regane selikur ewu sak mangkok
      huahahahahahaha…………….. lirik kang ENGKONG A.K.A athleterider 😆
      terpaksa tuku meneh kabel’e gawe ngganteni nggone kastemer 😀

      Balas
      • September 19, 2013 pada 12:02 pm
        Permalink

        wkwkwkwkwk…oalaaah …ngunu,to…pantes aja… ,btw berarti itu mi kuah yang di beli mas Eng Kong bisa menggugurkan garansi dong… wkwkwkwk…kabooooorrrrr…. :mrgreen:

        Balas
    • September 19, 2013 pada 12:00 pm
      Permalink

      kalau nggak ada masalah berarti nggak perlu klaim dong.. 😉

      Balas
  • September 19, 2013 pada 12:03 pm
    Permalink

    sulit dan tidakya proses klain tergantung dari kasus yg di tangani pakdhe
    kalo di HONDA ada grade nya , claim C1 untuk motor yg belum sampe ke konsumen tapi ditemukan masalah , claim C2 untuk motor yg sampai ketangan konsumen dan claim C3 untuk motor yg bermasalah saat berusia >1th namun masih dalam masa garansi
    nah ada lagi klasifikasinya apakah kerusakan tersebut mempengaruhi/membahayakan pengendara , masalah visual (cat terkelupas/karat/dll) dan masalah engine noise
    kalo problem masuk kategori C1 dan membahayakan pengendara maka prosesnya jauh lebih cepat dan bisa dilakukan ROBBING (pengambilan sparepart dari unit stok lain)

    Balas
    • September 19, 2013 pada 12:14 pm
      Permalink

      nah…kalau begini kan jelas….

      komen Pak RW di atas mewakili pihak Y
      dan mas eko bercerita tentang pengalamannya di beres H

      semoga pembaca bisa memahami dan mengambil hikmhnya… 🙂

      Balas
      • September 19, 2013 pada 12:21 pm
        Permalink

        Emang ada ya claim C3…?!!! baru dengar kali ini aku bang…
        bukan e claim itu adanya C1 dan C2 aja…?? 😀

        Balas
    • September 19, 2013 pada 12:28 pm
      Permalink

      nah..ini pertanyaan buat mas eko…
      mas eko….mbak snoopy tanya tuch..
      katanya sekarang sudah tdk ada klaim C3…
      sudah ganti kebijakan,to..?

      Balas
      • September 19, 2013 pada 12:36 pm
        Permalink

        karena se-TAHU saya, selama saya bekerja..claimnya cuma C1 dan C2. benar untuk C1 = claim yang dilakukan sebelum motor dijual ke konsumen, untuk C2 = setelah motor dijual ke konsumen (misal : baru km 2000/2 bulan atau km 24000/2 thn, tergantung mana yang tercapai terlebih dahulu) jadi mau motor udah 2 thun ikutnya C2 sekarang, asalkan syarat dan ketentuan berlaku hehehehehehe 😀

        Balas
    • September 19, 2013 pada 12:33 pm
      Permalink

      ahihiiiii snoopy girl tibakne wong beres honda
      ada non ga tahu sekarang apa sudah dihapus apa tetep
      dulu jaman saya masih jadi wong bengkel claim C3 itu ada namun juarangggg buanget dapet yg beginian
      masih setia ngirim LKH biar kartu perawatan berkala bisa cair non ?
      wkwkwkwkwkwkwkwk 😀

      Balas
      • September 19, 2013 pada 12:37 pm
        Permalink

        waah…mas eko..itu namanya penelanjangan identitasiasi :mrgreen:

        Balas
    • September 19, 2013 pada 12:34 pm
      Permalink

      @snoopy girl , titip salam buat pak ABU DARDAK MPM kalo ketemu 😀

      Balas
      • September 19, 2013 pada 12:46 pm
        Permalink

        Kemaren saya habis ketemu bang,,,bapak nya kasih materi ke saya 2 hari full….hehehehe..

        Gpp bang identitas di telanjangi asalkan bukan DIRI SAYA yang ditelanjangi..wkwkwkwk jadi ter-kudeta identitas saya…wkwkwkwkwk….

        iya sekarang claim C3 sudah tidak ada, makanya digabung dengan C2..

        salam kenal bang eko, lak ketemu pak abu saya salam kan..
        oh iya,,lupa pak abu lagi menunaikan ibadah haji, kalau gak salah berangkat 3 hari yang lalu.

        Balas
    • September 19, 2013 pada 12:42 pm
      Permalink

      duluuuuuuuuuu banget ( gayane koyok jaman firaun 😀 ) claim di honda di bagi tiga mbak , cuma mungkin sekarang di buat cuma 2 biar mudah dan lebih cepat penanganannya , maklum H udah kebanyakan produk dan yg nangani kan cuma main dealer saja untuk se provinsi ( dalam kasus jatim malah menghandel NTT juga kan )

      Balas
    • September 19, 2013 pada 12:22 pm
      Permalink

      NUNGGUNYA LAMA… 😉 bukan di persulit… karena kalau konsumen di persulit,lama-lama akan terjadi kudeta kemakmuran pada produsen tersebut akan ada image negatif.. 😉

      Balas
  • September 19, 2013 pada 12:14 pm
    Permalink

    Ya…emang agak lama bang,, ya kudu sabar sich..namanya juga nge-klaim terus tempat claim/pusatnya cuma ada 1 dalam 1provinsi. apalagi motor kan jumlah nya banyak banget misal merk Y/H, kayak kacang kan di jalan. BeRes juga banyak banget kan bang,lha claim yang masuk dalam Main Dealer kan buanyak, dari seluruh JATIm misalnya. lha di sana kan di proses, di teliti claim nya, kesalahan konsumen/dari pihak perawatan, syarat2 terpenuhi apa belum.
    Kalau memang murni kesalahan dari pabrik, kemudian tempat kita claim itu punya suku cadang yang sama dengan yang rusak, pasti cepat kok prosenya.kan nanti yang nunggu BeRes nya (nunggu pengganti part-nya).

    Untuk konsumen lebih bijaksana kalau anda tidak mengobok-obok kendaraannya, karena main dealer juga tidak mau begitu saja mengganti part yang rusak.
    hehehehehehehe…jadi bicara panjang lebar+ngalor ngidul sok tahu…maaf ya bang….

    Balas
    • September 19, 2013 pada 12:21 pm
      Permalink

      lho…ini bagus…
      komen dari pihak yang berkompeten memang di perlukan ,sebagai sarana tukar pikiran demi stabilisasi suasana hati kepentingan konsmen :mrgreen:

      Balas
      • September 19, 2013 pada 12:30 pm
        Permalink

        kena virus “h3ndr14nt0”,,,,wkwkwkwkwk 😀

        Balas
        • September 19, 2013 pada 12:34 pm
          Permalink

          wkwkwkwk..mewabah cepat sampai di pelosok negeri :mrgreen:

          Balas
    • November 14, 2013 pada 2:43 pm
      Permalink

      saya punya motor H ini umur blm setahun, kmrn lampunya mati krn korslet (saya tahunya saklar lampu jauh panas bgt sebwlum mati) itu bs diklaim kan? dan saklarnya saya ganti dibengkel seadanya karena saya lg perjalanan keluar kota wkt itu…..gitu mah bs diklaim ga ya??

      Balas
      • November 14, 2013 pada 4:24 pm
        Permalink

        oke mas broo..saya berusaha meneruskan komen anda ke orang yg tahu betul soal ini,dan hasilnya akan saya publikasi segera setelah saya mendapat jawabannya..

        Balas
    • September 19, 2013 pada 1:40 pm
      Permalink

      Tidak membingungkan cuma *Syarat dan ketentuan berlaku..wkwkwkwkwk ;-D

      Balas
  • September 19, 2013 pada 1:58 pm
    Permalink

    kalo pake oli bukan dari dealer gimana tuh?
    ada yg bilang membatalkan garansi, ada yg bilang enggak… 😕

    Balas
  • September 19, 2013 pada 4:20 pm
    Permalink

    Alhamdulillah sejak saya punya motor Y, S, K, Jia Ling, H, nggak pernah masalah jadi nggak pernah claim.

    Balas
  • September 19, 2013 pada 9:34 pm
    Permalink

    MAntap pak…
    kalau di modif,garansi gak jalan…

    Balas
    • September 20, 2013 pada 8:34 am
      Permalink

      Garansi kehilangan biasanya diberikan kepada konsumen yang pembelian kendaraan secara “mencicil” hehehehehe…
      Kalau pembelian cash tidak ada, beda lagi kalau konsumen memberikan fasilitas asuransi kepada kendaraannya. tapi saya belum pernah tahu ada asuransi untuk kendaraan roda 2.biasanya roda 4 yang ada.tapi gak tahu lak sudah ada..

      Balas
  • November 14, 2013 pada 2:49 pm
    Permalink

    saya punya motor H ini umur blm setahun, kmrn lampunya mati krn korslet (saya tahunya saklar lampu jauh panas bgt sebwlum mati)
    dan saklarnya saya ganti dibengkel pinggir jalan karena saya lg perjalanan keluar kota wkt itu….
    gitu msh bs diklaim ga ya??

    Balas
  • Pingback: Pro Link Sistem ku Ambrol.. | Bakul Kangkung Jpr

  • Juni 27, 2014 pada 8:24 pm
    Permalink

    mas mau nanya, kalo seher motor jebol ketika sedang digunakan, apakah masih dapat garansi..??

    Balas
    • Juni 28, 2014 pada 9:58 am
      Permalink

      perlu di teliti lbh lanjut tentang penyebabnya mas bro…,coba di konsultasikan dengan mekanik di bengkel resmi langganan sampeyan.
      semoga saja sampeyan bisa tertolong.. 🙂 .

      Balas
  • Oktober 16, 2014 pada 6:56 pm
    Permalink

    Mas ne mw Nanyak, Clo Piston udah mulai Rusak pa ada garansi untuk New Vixion 2013, soal@ piston kata orang dealer udah harus di ganti ne, kecewa jga sih krna pemakaiannya bra 1,5 tahun., Mohon Penjelasannya.

    Balas
    • Oktober 17, 2014 pada 4:59 am
      Permalink

      Waduh… perlu di konsultasikan dulu dg mekanik di bengkel resmi setempat,mas bro…
      Seharusnya sich dpt garansi itu…

      Balas
  • April 20, 2015 pada 6:46 pm
    Permalink

    Mau tanya dunk…sya br ambil motor vario cw 110 f1.Br 8bln masa di ajak jl bbrp km ajh dah mati.Lampu dpn nya pun ikut mati.Trs kt bngkel mngkin aki nya yud sya beli aki.Tp masih ajh mati saat jl bbrp km lg.Disuruh ganti sikring..yud sya ganti masih ttp mati.Trs gmna yaa cara sya klaim ke honda.Mhon beritahu…bagi yg mengerti.Trima kasih

    Balas
  • April 4, 2016 pada 8:40 pm
    Permalink

    Garansi apakah akan mati jika motor honda supra x 125 2015 saya ganti knalpot?

    Balas
  • Agustus 31, 2016 pada 4:18 pm
    Permalink

    Bang, mau tanya, ANCB150R ane udah ane kasih flasher touring, garansinya hangus nda ya?

    #ask

    Balas
  • November 24, 2016 pada 8:17 pm
    Permalink

    Minta pencerahan sobat,motor terbaru klx bf se 2016 warna kuning ,baru 1 bulan sy beli ,shock BECKER nya bocor…di servis,ok.
    Skrg blm satu bln bocor lg…..PERTANYAAN bisa tidak minta ganti shock BECKER bkn di servis

    Balas

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: