Kisah Sedih di Hari Minggu…

sedih

Ceritanya sebenarnya tidak di hari minggu,cuma karena artikelnya publish di hari minggu,jadi…anggap saja “sedih” nya di hari minggu   :mrgreen:

.

Bukan cerita besar dan memang tak perlu di besar-besarkan.. Hanya cerita tentang ban bocor yang di alami seorang teman. Siapapun orangnya,setiap pengendara motor ketika menemui kejadian semacam ini pasti akan bersedih. Apalagi ketika bocornya pas waktu pagi sekali,belum ada tukang tambal,di tengah bukit lagi,belum lagi pas hari libur,di mana bengkel tambal ban sebagian ada yang libur. Padahal bagi seorang penjual sayur keliling seperti model di atas,di tuntut harus datang pagi ke tempat pelanggannya untuk mengantarkan sayur dan sembako yang di butuhkan para pelanggannya.

KASINO BAN BOCORDan seperti biasa,sudah menjadi tradisi dari sesama teman seperjuangan,solidaritas tampak begitu besar di sini. satu teman yang mengalami bocor di pagi hari,maka akan ada sekitar 10 sampai 15 teman yang lain yang membantu,membantu menurunkan barangnya,mencarikan tukang ban dst. Dan kejadian tersebut sering mengundang keheranan masyarakat sekitar,mereka bilang,”rukun sekali mas mas sayur ini, cuma satu saja yang kesusahan ,tapi yang berhenti dan parkir sampai puluhan”

Baca Juga :  Terperosok di Jalanan Pedalaman Papua.

.

Foto0801-1Ya..memang itulah kenyataannya,karena mereka semua merasa senasib seperjuangan dan merasa MASIH SAUDARA. Aroma persaingan sama sekali tak ada ketika ada kejadian semacam ini,mereka rela datang terlambat demi membantu saudaranya. Terasa sangat kontras ketika mereka sudah berjualan dan salah satu ada yang merasa lahan jualannya ” di masuki”  ,maka aroma ketegangan akan mulai nampak dan bisa berlanjut ke perselisihan..

Baca Juga :  PATROLI CERIA Polwan Satlantas Polres Merauke,Mantaap....gan..!!

LUCU SEKALI….      😉

Artikel Serupa :

Cerita Tentang Solidaritas

Butuh Keikhlasan untuk Sebuah Solidaritas

Ban bocor itu “sesuatu”,kah..?

Weekend sambil Bekerja

Sorry boss,Saya Bukan Pembalap

Advertisements

29 tanggapan untuk “Kisah Sedih di Hari Minggu…

  • September 15, 2013 pada 5:10 am
    Permalink

    wow, dihajar beban segitu ban tahan berapa lama mas..??

    Balas
    • September 15, 2013 pada 5:13 am
      Permalink

      asal nggak kena paku ban dalam awet..kalau ban luar paling lama yg belakang 4 bulan..

      Balas
  • September 15, 2013 pada 9:09 am
    Permalink

    rukun banget yaaaa…… :jempol:
    udah kaya club sayur pakdhe:D

    Balas
  • September 15, 2013 pada 9:27 am
    Permalink

    Alhamdulillah rasa solidaritas ternyata masih tinggi di Papua sana…
    Semoga tetap terjaga ya bang,,meski kadang berselisih tapi tetap bisa jadi teman ketika ada yang perlu bantuan..

    Balas
    • September 15, 2013 pada 11:07 am
      Permalink

      di rantau itu,orang lain pun tapi kita sdh akrab dan paham,terasa saudara…

      Balas
  • September 15, 2013 pada 11:50 am
    Permalink

    Wew tampilanya berubah lagi???? Baru tau aku Ms… Ditunggu selametanya :mrgreen:

    Balas
  • September 15, 2013 pada 12:09 pm
    Permalink

    Cocok, ra nolak :surprise:

    Balas
  • September 15, 2013 pada 3:03 pm