Mesin Motor Injeksi Nggak Perlu Pemanasan..,Benarkah..?

aprillia machineWah..Sepertinya koq melanggar pakem yang selama ini melekat di masyarakat kita,ya..?  Tunggu dulu..ini BUKAN OPINI Mas Sayur.., akan tetapi hal ini tersirat dari sebuah artikel di media online nasional besar tanah air,yang ‘katanya’ sich demi mengejar efisiensi bahan bakar   😯   Berikut kutipannya  :

Memanaskan mesin sudah jadi ritual. Tapi kebanyakan sepeda motor berteknologi injeksi sudah bisa dinaiki secara instan setelah dinyalakan. Jika Anda yakin performa sepeda motor tidak turun, maka langsung tancap lebih baik. Itu lebih cepat dalam memanaskan mesin ketimbang membuang bahan bakar saat dipanaskan dalam kondisi diam.

Sebagai seorang biker,tentunya kita sudah nggak asing lagi dengan istilah ‘memanasi mesin.Dan hal itu sudah menjadi ritual wajib ketika kita hendak mengendarai motor kita. Sebagaimana kita pahami bersama,’memanasi mesin motor,tujuannya adalah menciptakan SUHU YANG OPTIMAL BAGI MESIN dan memberi kesempatan BAGI PELUMAS AGAR NAIK DAN MERATA di bagian mesin yang lain. Hal ini lebih kepada menjaga mesin daripada sekedar mengejar efisiensi bahan akar  IMHO. *TOLONG DI KOREKSI JIKA SALAH..

Baca Juga :  Honda CMX500 Rebel,Motor Custom Seharga 147 Jutaan Resmi di Luncurkan Oleh AHM.

ap warmingJika diibaratkan manusia,ketika kita akan melakukan suatu aktifitas,pastilah ada yang namanya warming up, coba bayangkan..,jika anda baru bangun tidur lantas di suruh lari kencang..,APA YANG AKAN TERJADI..??

Lalu tentang tata cara memanasi mesin yang baik,rasanya teman-teman sudah lebih tahu dari Mas sayur, Tidak perlu terlalu lama,tak perlu di mainkan gasnya karena akan mengganggu tetangga dan juga membuat part mesin cepat aus dan waktu yang optimal untuk pemanasan mesin adalah 2-3 menit SAJA.. CUKUP.

Baca Juga :  Yamaha R 15 itu Termasuk "Barang Lama".., Tapi Baru.. ** di Indonesia..

Kembali ke tema..,Jika memang kutipan di atas benar,berarti Mas Sayur sudah benar-benar ketinggalan informasi kemajuan tekhnologi,dong   😳   Mungkin teman-teman yang ahli mesin bisa menjelaskannya..?

Advertisements

51 tanggapan untuk “Mesin Motor Injeksi Nggak Perlu Pemanasan..,Benarkah..?

    • Mei 12, 2013 pada 6:30 pm
      Permalink

      lha iyo… padahal motor balap sekarang kan injeksi kabeh.. 😀

      Balas
  • Mei 12, 2013 pada 6:37 pm
    Permalink

    tetep perlu pemanasan, supaya pelumasan merata dan suhu kerja oli tercapai.
    keausan mesin terjadi saat mesin dihidupkan 😀

    Balas
  • Mei 12, 2013 pada 7:10 pm
    Permalink

    kui iso ae mas soale saiki sistem srkulasi oli wes canggih, juga di injeksi pembakaran lebih sempurna dan juga perbandingan bahan bakar dg udara bisa otomatis berubah sesuai dg suhu kondisi mesin

    Balas
  • Mei 12, 2013 pada 7:11 pm
    Permalink

    pemanasan mesin tetep perlu, agar oli tersirkulasi secara merata n suhu kerja ideal mesin tercapai IMHO

    Balas
  • Mei 12, 2013 pada 8:16 pm
    Permalink

    tetep perlu pemanasan utamanya pas pagi hari pertama kali nyala setelah bangun tidur..hehehe…
    namun cukup beberapa detik saja….
    awal start rpm mesin akan sedikit lebih tinggi..lalu turun sedikit setelah beberapa detik…kurleb 10 s.d. 20 detik lah..abis itu langsung jalan pelan dulu trus perlahan aja nambah kecepatannya… Insya Alloh aman….

    Balas
  • Mei 12, 2013 pada 8:34 pm
    Permalink

    Dimesin Injeksi mulai dikenal dengan AutoChocke(salah nulis gak yah)..ini fungsinya buat naikin suhu dan meutarkan oli dengan manikan putaran mesin lebih cepat…saat suhu tepat diterima senson autochoke akan metong..wkwkwkw..ehh beat karbu juga kalo starter grenggg dulu..ada autochokenya..ahhh pendapat ini jadi terbantahkan…

    Balas
  • Mei 12, 2013 pada 9:00 pm
    Permalink

    klo sya biasanya manasin motornya smbil dijalankan perlahan-lahan… mngkn gag bgus ya.. :mrgreen:

    Balas
  • Mei 12, 2013 pada 11:58 pm
    Permalink

    motor saya vixion. saya ga pernah panasin mesin, starter langsung tancap gas. dan sampai saat ini ga pernah bermasalah tuh mesinnya, masih bisa jalan.

    😀

    jadi saya pikir, ga perlu lah panasin mesin. nanti jg panas sendiri. kalau khawatir komponen mesinnya aus kalau ga dipanasin, yah namanya komponen bergerak semuanya kalau dipakai lama-kelamaan jg aus, cepat atau lambat.

    :mrgreen:

    Balas
  • Mei 13, 2013 pada 6:59 am
    Permalink

    hehehe
    kata mekanik sih tetap dipanasin
    cuma memang mesin injeksi lebih gampang panas daripada mesin karbu 😀
    (pengalaman sendiri sih bro)

    Balas
  • Mei 13, 2013 pada 8:27 am
    Permalink

    Ane punya motor n mobil injeksi. Ttap perlu pemanasan ko. Pernah juga langsung bawa, terasa berat tarikan akselerasinya….

    Balas
  • Mei 13, 2013 pada 8:50 am
    Permalink

    tergantung yg punya, kalau mau awet panasin dulu. tp ada juga yg langsung pancal njrantaaaaaaaaaal

    Balas
  • Mei 13, 2013 pada 9:52 am
    Permalink

    sebenarnya bukan masalah injeksinya,tp lebih pada peran olinya.oli sekarang udah bagus,teknologinya udah canggih.lapisan filmnya bisa menetap.jd klo motor cm istirahat semalem sih masih mumpuni olinya.mknya part2 motor sekarang lebih presisi lebih rapat celahnya,lebih kecil lobang sirkulasinya.dah jarang motor sekarang stroke,piston ngancing gara2 oli telat.

    Balas
  • Mei 13, 2013 pada 2:10 pm
    Permalink

    klo ane manasin setengah menit, terus bawa jalan dan jaga di RPM 2000’an. coz dulu pernah baca artikel klo mnasin mesin jg bisa sambil jalan asal Rpm dijaga di rentang rendah-medium (kira2 2-3rb RPM lah). setelah jalan 500m’an baru ngendarainya normal. lumayan nggak buang waktu buat manasin motor. CMIIW

    Balas
  • Mei 13, 2013 pada 3:24 pm
    Permalink

    memanasi jangan terlalu lama…iso manasi kupinge tanggane lek suwi2 kang…. :mrgreen:

    Balas
  • Mei 13, 2013 pada 5:41 pm
    Permalink

    Kalau IMHO saya, futur di motor sudah canggih. ada yg namanya piston cooler, dll.dan oli sekarang juga semangkin cetar membahana sampai ke garis katulistiwa. A.k.a Semakin naik dalam hal melumasi mesin, tergantung harga. Jecuali motor tdk dihidupkan berminggu-minggu mungkin butuh pemanasan. Selama ini, 5 tahun make zmx Ga pernah dipanasin gas greng. Ga ada masalah, 2 tahun pake vixion Ga pernah bermasalah. Jadi, kesimpulane oli Ga perlu mahal asal bagus. Motor Ga perlu banyak fitur, asal awet Dan onderdilnya murah. Hehehe kepanjangan Maaf pak dhe.

    Balas
  • Mei 14, 2013 pada 11:04 am
    Permalink

    sedikit tambahan aja pakdhe,mesin injeksi dan mesin karbu kan mesinnya sama,yg beda cuma sistem pengabutan bahan bakarnya saja,mesin dg pengabutan injeksi memang lebih mudah dinyalakan dalam segala kondisi karena peran sensor2 pada sistem injeksinya
    pemanasan mesin sangat perlu namun tidak terlalu lama karena sistem pelumasan motor2 sekarang beda dg motor 2 keluaran lama dan juga pemanaan mesin bertujuan untuk memperoleh suhu ideal bagi mesin dan juga suhu ideal bagi sensor2 pendukung injeksi agar pembacaanya dapat lebik baik (istilahnya ready to run),di motogp juga demikian malah lebih lama

    Balas
    • Mei 14, 2013 pada 12:19 pm
      Permalink

      tak tunggu kawit wingi.,je… komplit wis…,mksh mas eko..

      Balas
      • Mei 14, 2013 pada 1:48 pm
        Permalink

        sepurane pakdhe wingi isik repot ndandani mobil, ono garapan mobil common rail mati pletes

        Balas
  • Mei 14, 2013 pada 12:33 pm
    Permalink

    Klo starter langsung jalan kok rasanya gak tega sama tunggangan, saya tetep biarkan dulu sampai putaran mesin normal baru jalan.

    Balas
  • Juli 12, 2013 pada 2:14 pm
    Permalink

    gitu aja kok repot. mesin dihidupkan langsung aja dipakai semestinya. jangan sering di uwek2 nanti malah rusak

    Balas
  • Desember 13, 2013 pada 8:27 am
    Permalink

    Motor dan Mobil skarang ini kompresinya sudah tinggi, jadi suhu lebih mudah cepat naik ke suhu ideal, saat mesin dingin dihidupkan maka auto chooke nya hidup, saat rpm stasioner sudah kembali normal/turun dari mod chooke, berarti mesin, khususnya di area silinder sudah mencapai suhu ideal dan optimal untuk dikendarai,,, biasanya cuma beberapa detik saja,,,

    Soal oli, oli skarang sudah canggih, apalagi oli motor matic saat ini sudah ada yg menggunakan aditif molyndenum bahkan titanium, kedua aditif itu biasanya digunakan sebagai lapisan film yg melindungi part mesin saat pertama kali dihidupkan dan saat dipacu kecepatan/rpm tinggi (tp moly dan titanium tidak digunakan keduanya tapi salah satunya), moly atau titanium gk ada di oli motor manual karna akan bikin slip kopling.

    Apalagi skarang silinder udh miring, gk tegak kayak dulu, jadi sirkulasi oli untuk piston mudah mengalir, dan apalagi skarang sdh menggunakan pompa oli, jd mesin cepat dilumasi dgn cara disemprot pompa oli,,,

    Perkembangan teknologi mesin skarang ini ditekan standar euro, makanya oli semakin encer tapi kuaitasnya lebih baik, dan kebiasaan memanaskan mesin yg lama jadi cuma beberapa detik saja, hitungan 1 sampai 3 atau 5 menit itu udh termasuk lama, jd cukup beberapa detik saja sampai auto chooke berhenti bekerja ditandai dengan turunnya rpm kembali ke rpm stasioner normal.

    Jadi dalam hal ini kenapa memanaskan mesin menjadi optional saja karena kompresi mesin sudah tinggi jd suhu cepat naik, sdh ada auto chooke yg bisa mendeteksi suhu ideal, kualitas oli dan sistem pelumasan di mesin sudah bagus.

    Yg paling ideal adalah:

    Hidupkan mesin, maka auto chooke akan bekerja, ditandai dengan rpm stasioner yg naik, dan biarkan sampai rpm turun kembali ke normal, jika sudah itu berarti suhu ideal sudah dicapai, dan otomatis karena rpm tinggi saat auto chooke aktif maka sirkulasi oli sudah terjadi dan sudah ideal juga, pompa oli menjadi lebih banyak menyemprotkan oli ke komponen mesin saat rpm tinggi karena auto chooke.

    Proses diatas bisa dilakukan bahkan anda sudah diatas motor anda untuk siap dikendarai, tp akan lebih baik waktu proses diatas berlangsung anda isi dengan memeriksa lampu2, sistem rem, standar tengah dan samping, suspensi, dll

    Lalu jalankan motor dengan perlahan (kalo mau go green, eco riding) atau langsung tancap gas berakselerasi kalo dikejar waktu,,, bebas aja,,,

    Balas
    • Desember 13, 2013 pada 8:30 am
      Permalink

      siiip… penjelasannya sangat logis… thank’s bro Lukman.. 🙂

      Balas
  • April 12, 2014 pada 11:07 am
    Permalink

    kenapa menghidupkn vario aku kok g bs hidup gieh,.padahal motor aku msih baru 2 bulan beli,..mohon penjelasannya

    Balas
    • Mei 22, 2015 pada 2:47 am
      Permalink

      Bannya kurang angin :mrgreen:

      Balas
  • Februari 20, 2016 pada 1:53 pm
    Permalink

    Ngga usah dipanasi… Starter langsung pake aja… Klo rusak ya beli lagi…

    Balas
  • Juni 25, 2016 pada 6:52 pm
    Permalink

    Kalo dipanasin boleh gk digas

    Balas
  • September 3, 2016 pada 12:08 am
    Permalink

    kalau gk di panasi selama 2 tahun gmna tipsnya gan

    Balas
  • September 12, 2016 pada 10:58 pm
    Permalink

    masaq mbok dijai megawe neng bengkele sopo wae ngunu seng butoh pegawe aq mage lulus kursus immi jogja butuh tempat ngasah ktrampilan n otak n mbok diajai megawe po ..boss aq ..085783935809

    Balas
    • September 13, 2016 pada 4:51 am
      Permalink

      Coba kontak admin blog warungdohc.com

      Alamatnya di Wates Kulon Progo..

      Mungkin beliau Mas Aziz masih membutuhkan karyawan.

      Balas

Tinggalkan Balasan ke Mas Sayur Batalkan balasan

%d blogger menyukai ini: