Cerita tentang Bensin ‘Botolan’ .. (lagi..)

bensin_eceranDi saat ‘gonjang-ganjing’ nya pemberitaan tentang wacana menaikkan harga BBM bersubsidi,selalu saja hal itu menjadi obrolan menarik,dari tingkat bawah seperti obrolan di warung kopi,sampai di dunia maya,bahkan sampai di tingkat PARLEMEN yang menjadi salah satu AKTOR UTAMA. Isu ini sangat rawan,karena akan menyangkut ‘HAJAT HIDUP ORANG BANYAK’ dan ‘KAUM KEBANYAKAN’.bensin-eceran2

Oke..kita lanjut ceritanya sesuai tema.Tentang bensin eceran,tidak ada patokan resminya berapa harga jual bensin eceran itu seharusnya,karena sebenarnya penjual bensin eceran itu tidak terlalu di sukai oleh ‘BEBERAPA PIHAK’..  walaupun dalam kenyataannya penjual bensin eceran ini juga sangat di butuhkan di saat pasokan BBM di SPBU terlambat datang,atau di daerah yang jauh dari SPBU (DAERAH PINGGIRAN). Namun kadang,ulah para penjual bensin eceran yang memanfaatkan situasi kekosongan BBM dengan memainkan harga semaunya tak jarang membuat kita mengelus dada dan kadang juga dongkol tingkat dewa   😉

Baca Juga :  Oktober 2017,Honda CB150 Kalahkan Yamaha Vixion [Lagi].

Sedikit bercerita lagi tentang hal ini di daerah tempat tinggal Mas Sayur saat ini, Jayapura ,Papua. Untuk harga premium bersubsidi di SPBU harganya sama, 4500 rb/liter, pertamax 10500 rb/liter dan pertamax plus ron 95 harganya 15950 rb/liter   😯

Sedangkan harga bensin eceran di pinggir jalan,dalam situasi normal dan di “dekat keramaian’ berkisar antara 7 rb – 8 rb / botol..  INGAAT  .. per botol..bukan per liter..  karena sebotol biasanya kurang dari satu liter..,sekitar 800 ml. Sedangkan di daerah yang jauh dari keramaian,misalnya di areal perbukitan atau atau daerah agak pedalaman yang jauh dari kota ,bisa di pastikan harganya antara 10 rb- 15 rb per botol   👿

Ada lagi yang agak lucu,tapi juga bikin jengkel,yaitu perbedaan harga antara siang dan malam,di dalam kota pun.. jika malam hari dan anda kurang beruntung karena kehabisan bensin,maka anda harus bersiap membeli sebotol bensin eceran dengan kisaran harga antara 15 rb- 20 rb..     👿   MENGAPA…?    Karena SPBU DI JAYAPURA TIDAK BEROPERASI 24 JAM. JAM 21.00 WITA..SUDAH TUTUP..   dengan alasan keamanan…

Baca Juga :  Ada Apa Dengan Supra GTR150 ?

Ingaat…variasi harga bensin eceran di atas masih di ruang lingkup wilayah kota dan kabupaten Jayapura yang luasnya mungkin hampir menyamai provinsi JAWA BARAT   😀    Dan untuk harga di daerah kabupaten lain yang berada di pedalaman dan nggak bisa di tempuh dengan jalur darat, Mas Sayur nggak berani cerita,karena dijamin anda 100 % TIDAK AKAN PERCAYA   😀

Lalu,ketika suatu saat terjadi kelangkaan BBM di SPBU karena keterlambatan pengiriman atau hal ‘YANG LAIN’..   maka penjual bensin eceran akan semakin menggila…   harganya bisa mencapai 25 rb/ botol di wilayah kota,seperti yang pernah Mas sayur ceritakan disini

Baca Juga :  Blokade Jalan Raya Oleh Para Domba

Foto0831Oke…cukup sudah ceritanya..Sekarang..,dengan adanya berbagai aksi pro dan kontra kenaikan BBM yang ada,dan kenyataan yang mengatakan jika PREMIUM yang di jual di SPBU sebenarnya adalah premix ron 90, BERADA DI PIHAK MANA,KAH ANDA..?

Bagi kami yang berada jauh dari ibukota dan termasuk daerah pinggiran seperti Papua ini,HARAPAN KAMI SEBENARNYA SIMPLE SAJA…, Kalau memang BBM akan di naikkan, SILAHKAN SAJA DI NAIKKAN ASAL DALAM BATAS TOLERANSI YANG WAJAR,  DENGAN …   JANGAN PAKAI ACARA TERLAMBAT PENGIRIMAN,TRUS BENSIN LANGKA..APALAGI SAMPAI KOSONG…

KARENA JIKA SAMPAI KOSONG MAKA PENDERITAAN KAMI AKAN SEMAKIN BESAR dan otomatis akan MENGGANGGU RODA PEREKONOMIAN..

Advertisements

32 tanggapan untuk “Cerita tentang Bensin ‘Botolan’ .. (lagi..)

  • Mei 11, 2013 pada 1:09 pm
    Permalink

    Memang repot kang klo tinggal dipedlaman.dah akses susah keamanan tdk terjamin

    Balas
  • Mei 11, 2013 pada 1:16 pm
    Permalink

    bikin wowkan?? kata kerabat d manuk wari juga gitu. jadi sopir angkot kesel kalo kehabisan bensin ngantrinya lama dan kalo spbu khabisan eceran harga gak bersahabat.

    Balas
  • Mei 11, 2013 pada 1:16 pm
    Permalink

    Selisihnya jauh banget antara SPBU dengan yg eceran mas…. Klo disini plg mahal selisih seribu mas….

    Balas
  • Mei 11, 2013 pada 1:34 pm
    Permalink

    kesimpulannya menurut mas sayur bensin ntu murah…. tuh cigarettes harga naik aja tetep diborong koq… :mrgreen:
    #manjat kelapa ah, biar aman (takut ada sendalpot terbang)

    Balas
  • Mei 11, 2013 pada 3:46 pm
    Permalink

    Penjual bensin eceran,diantara dua sisi,dalam pandangan orang mungkin lebih kesisi ekonomi.tapi
    salah satu alasan menjadi pengecer bensin karena kasihan dengan pemilik kendaraan,….
    Mbulet men sih kata2 nya tapi mungkin bisa di pahami

    Balas
    • Mei 11, 2013 pada 4:12 pm
      Permalink

      oke..kang…saya paham maksud sampeyan…
      intinya..kalau nggak ada penjual eceran kan kasian pemilik kendaraan yang jauh dari SPBU atau yang kehabisan bensin di posisi jauh dari spbu,atau yang malas ngantri ke pom bensin.. mungkin begitu yo,kang..?

      Balas
      • Mei 11, 2013 pada 4:54 pm
        Permalink

        Kurang lebihnya begitu pak.he he

        Balas
      • Mei 11, 2013 pada 4:18 pm
        Permalink

        saya ngasih minum maung cuma 50rb bisa dipake 10hari kerja plus PP bandung -Purwakarta kang (asumsi 1 ltr 4500, jd dpt 11.1 liter….)

        Balas
        • Mei 11, 2013 pada 4:26 pm
          Permalink

          sangat ekonomis…per hari transport cukup 5 rb… juoosss… 🙂

          Balas
          • Mei 11, 2013 pada 4:27 pm
            Permalink

            kurang malah kang, kalo ga mudik bisa lebih dari 2 minggu hahahahahaha

  • Mei 11, 2013 pada 5:04 pm
    Permalink

    Tak share ning fb yo pak

    Balas
  • Mei 11, 2013 pada 6:59 pm
    Permalink

    pernah baca di media online katanya didaerah puncak pegunungan papua harga premium eceran nyampe 100ribu per liter. semen 1sak 2juta. bener ga tuh?

    Balas
  • Mei 11, 2013 pada 7:08 pm
    Permalink

    saya pernah baca sebuah artikel dari orang luar jawa,inti dari artikel tersebut…di jawa ketika ada gejolak kenaikan BBM,banyak masyrakat yang demo besar2an memprotes keras kenaikan BBM yang waktu itu sampe 6rb,kalo nggak salah tahun 2006,
    sedangkan masyarakat luar jawa,mereka menganggap warga jawa itu terlalu manja,karena di luar jawa harga BBM bahkan ada yang sampe 10rb/liter tapi nggak pernah protes…kata mereka…nggak masalah harga BBM naik asalkan selalu tersedia dan nggak terlambat distribusinya…
    dan ternyata memang benar ya…apalagi ada penegasan lagi dari cerita sampean ini…

    Balas
  • Mei 12, 2013 pada 3:00 am
    Permalink

    Itu tdk salah,mas bro…makanya di atas saya tulis..untuk daerah pedalaman yg hanya bisa di jangkau dg pesawat,saya nggak berani cerita,karena dijamin pembaca akan banyak yg tdk mempercayainya.

    Balas
  • Mei 12, 2013 pada 6:14 am
    Permalink

    ndang tahun 2014 ndang pemilu ndang ganti pemimpin.. ndang ganti kebijakan… ternyata podo wae… waduuuuh….

    Balas
  • Mei 12, 2013 pada 1:19 pm
    Permalink

    botolan sih gapa sing penting kan ga oplosan ,hehehehehehehe 😀
    #sambil dengerin oplosan.mp3 ,oplosan…oplosan…oplosannnn :mrgreen:

    Balas
  • Mei 13, 2013 pada 5:49 pm
    Permalink

    Bbm di jdkan sarana pengalihan isu yg paling hot, biar masyarakat lupa. Politik memang kejam………. Sungguh teganya teganya teganya….ooooo.

    Balas
    • Mei 14, 2013 pada 4:54 pm
      Permalink

      kalau di jawa bisa di ‘uring-uring’ orang se kampung.. 😀

      Balas

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: