Skuter Anak Yang Berisik dan Membahayakan..

kick_scooter1Sampeyan tentu tahu  yang namanya skuter anak,to..? Mainan anak-anak sebagai sarana belajar bersepeda bagi anak di usia di kisaran 5 tahunan.Contoh nyatanya adalah gambar di atas yang saya ambil dari padepokannya mbah google    😀    .Tapi siang ini saya terbangun dari tidur karena suara berisik mesin pemotong rumput yang seperti berputar di seputar komplek tempat tinggal saya. Dalam hati saya berpikir,”wah rumput mana yang di potong,lha wong di sini nggak ada rumput,je..” Karena rasa penasaran,saya pun turun, *saya tinggal di lantai 2,bro.. Dan ternyata yang saya temui adalah yang seperti ini..

Baca Juga :  Pengin Honda CB 150 r Makin Ganteng,Siapkan Celenganmu .. :D

Foto0214Ternyata anak tetangga yang bapaknya adalah seorang mekanik dan punya bengkel generator dab segala macam mesin,hari ini punya mainan baru..Sebuah skuter seperti gambar pertama telah di modifikasi,di cangkok dengan mesin pemotong rumput yang notabene tanpa knalpot dan suaranya bikin telinga jadi berdenging..,apalagi yang mbetot gasnya anak kecil,jadilah di main-mainkan dan mbleyer-mbleyer gak karuan      👿    *namanya juga anak-anak..,maklum saja..

Baca Juga :  Alkohol Memang Bikin Celaka..
modif kreatif,sebenarnya...
modif kreatif,sebenarnya…

Saya menyadari sepenuhnya jika tujuan sag orangtua adalah demi kesenangan anaknya,dan memang benar..sang anak senengnya minta ampun,tapi ada yang dilupakan oleh sang orangtua menurut saya,yaitu keamanan sang anak ketika mengoperasikannya dan di luar kontrol sang orang tua,sang anak membawanya bermain jauh dari rumah melewati jalan yang ramai..

Yang jelas..,sebuah racun telah di berikan oleh orang tua kepada anaknya,yaitu kesenangan terhadap kendaraan bermotor roda dua. Jadi inget wejangan mbah RT, Motor itu RACUN DUNIA…

Baca Juga :  Nggak Pakai Helm Itu Menyenangkan,Kah..?
Advertisements

26 tanggapan untuk “Skuter Anak Yang Berisik dan Membahayakan..

  • Januari 14, 2013 pada 3:55 pm
    Permalink

    …nggrebek’i tangganè(membuat bising tetangga).

    Balas
  • Januari 14, 2013 pada 4:18 pm
    Permalink

    arep komen opo mau, lali aku 😀
    oh iya.. pengenalan anak kepada mesin memang bagus, tapi harus dibarengi pengenalan etika kehidupan bermasyarakat. klo sperti cerita di atas nantinya mungkin si anak akan tidak peduli dengan lingkungan sekitar dan memakai kendaraan dengan suara bising menjadi sesuatu yang biasa bagi si anak. yang rugi tetap masyarakat juga. atau ekstrimnya si anak jadi gemagusan (kemlithak alias mbajug alias kemaki alias pikal eh nakal)
    *ora lucu.

    Balas
    • Januari 14, 2013 pada 4:48 pm
      Permalink

      merasa paling’bagus dewe’ 😀 ,intinya orangtua harus memberi pengertian pd anaknya..contohnya, ‘nak..jangan naik skutermu ketika jam orang tidur,ya..

      Balas
  • Januari 14, 2013 pada 4:57 pm
    Permalink

    tapi terlepas dari suara brisikk dll,saya justru salut sama yg buat soale kan ga ada di toko skuternya alias DIY (do it yourself) aka gawe dhewe,potret orang indo aseli yg suka oprek dan modifikasi
    tapi memang ortunya harusnya memberikan pengertian agar si anak tidak menganggu orang lain

    Balas
    • Januari 14, 2013 pada 5:08 pm
      Permalink

      sip,orang indo itu raja ‘gathuk’ *ahli mengakali barang yg seharusnya ora gathuk (tdk cocok) menjadi gathuk alias klop dan cocok 😀

      Balas
      • Januari 14, 2013 pada 5:27 pm
        Permalink

        kalo prinsip modif di indonesia itu kalo kurang ya di las kalo lebih ya dibubut ,nek koyo ngene yooo apapun itu pasti “GATHUK”
        kalo ga salah ingat dulu tahun 2007an ada modifikator surabaya yg bisa bikin honda grand double hubless(roda tanpa tromol depan & blk) dan bisa mundur opo ga joooooooooooozzz,lha wong tabloidnya di kasihkan sama modifikator ausie sama usa aja orangnya pada mangap bingung carane yo opo,hehehehehehe

        Balas
        • Januari 14, 2013 pada 5:45 pm
          Permalink

          apalagi di tunjukin onde-onde..,pasti bingun cara masukin kacang ijonya gimana..?? cara nempelin wijennya piye..?? :mrgreen:

          Balas
    • Januari 14, 2013 pada 5:56 pm
      Permalink

      eeh tapi pernah lho onde2 tak posting di forum elektro di luar negeri ,dan mereka ngomong yg bikin alat buat nempelin wijennya itu yg buat siapa kok bisa rapi dan cepat
      yo tak jawab disini itu tidak mengenal teknologi alias hand made merekanya mangap,butuh berapa hari agar itu onde2 selesai per buahnya,saya jawab 1 hari bisa ratusan onde2,merekanya salut
      saya sendiri bingung,sebenernya mereka hebat apa oon sih lha wong gitu aja pake alat teknologi tinggi hehehehehehehehe,apa tampah termasuk teknologi tinggi? :mrgreen:

      Balas
  • Januari 14, 2013 pada 6:59 pm
    Permalink

    Wah berapa cc itu?
    Bisa berapa km/jam ?
    😀

    Balas
    • Januari 14, 2013 pada 7:16 pm
      Permalink

      50 cc saja.. soal kpjane nggak bisa ngetes..sasis kurang mumpuni.. 😀

      Balas
  • Januari 14, 2013 pada 7:25 pm
    Permalink

    Sharusx pasangin knalpot aja…biar suarax gak terlalu bising 🙂 .. Kreatif tpi bisa mmbhayakn anak lo sepertix

    Balas
  • Januari 14, 2013 pada 10:01 pm
    Permalink

    Kreatif sih! Tapi tak dilengkapi helm pelindung macam anak” skaters.. Harus sejak dini mengenali anak tentang safety.. 😀

    Balas

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: