Risma…, itu kau,kah..? Aduuuhh..tidaaakkk…. :-(

Hari pertama sampai di jayapura,setelah bersih bersih rumah dan istirahat,saya langsung berjalan ke rumah sepupuku untuk menjemput motorku, si Risma. Setelah hampir 5 bulan aku tinggalkan dan kabarnya sempat terendam banjir setinggi jok sebanyak dua kali,saya sempat tak tega melihatnya… penuh debu dan lumpur,sangat dekil, sampai sampai aku tak kuasa mengambil gambarnya,saya langsung bawa ke tempat cuci motor,setelah bersih lalu saya bongkar filter udaranya yamg penuh air dan lumpur,juga karburator, knalpot dan membuang oli yang sudah tercampur air,tapi tidak menyatu..,air ada di bawah,,jadi ketika baut tap oli terbuka yang keluar air duluan,setelah air habis ,baru olinya yang keluar…  

setelah di ‘telanjangi’ dan di mandikan 😀

Untuk membersihkan jeroan mesin saya nggak mau membongkarnya,saya cukup menuangkan bensin sedikit,lalu melakukan start manuial beberapa kali tapi dalam kondisi baut tap oli tak di pasang sehingga bensin dan sisa oli dan kotoran turun.. setelah itu baru di semprot dengan angin bertekanan/kompresor..,tutup kembali kembali baut tapnya,isi oli baru,lalu nyalakan mesin…jossss…..    sehalus HSX 125 FI               :mrgreen:

Baca Juga :  Tanpa Harus di Injeksikan,Satria F "katanya" Bisa Lolos Euro 3
memang 1oo% mesin HSX 125, anda yang jeli dan mengerti mesin pasti tahu…
velg dan sproket anyar… D

Masih ada pula oleh oleh dari Jawa buat si Risma. yaitu sebuah roda belakang minus ban dan sproket belakang ukuran 37.,Roda belakangnya memang gampang rusak karena overload, dan gear belakang saya kasih ukuran 37 lebih besar dari ukuran standartnya yang 35 untuk mengejar putaran bawah saat membawa muatan berat dan medan yang menanjak..

Baca Juga :  Kawasaki Ninja RR MONO ,Seberapa Lama Akan Bertahan..?

Akhirnya,kami bertemu kembali..,seburuk apapun rupamu,masih tak bisa membuatku melupakan jasa dan kesetiaanmu selama ini. OK.. Risma ..,let’s work together again….

Advertisements

19 tanggapan untuk “Risma…, itu kau,kah..? Aduuuhh..tidaaakkk…. :-(

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: