Perjalanan Melintasi 3 Zona Waktu Yang Melelahkan…

Assalamu’alaikum…

Akhirnya bisa ngeblog lagi,setelah libur sehari..  Artikel pertama ini akan saya isi dengan cerita perjalanan panjang saya dari Jember Jawa timur sampai di Jayapura Papua yang menurut saya sangat lah jauh     😀     Wuih… melelahkan kawan..       🙁     Berawal dari hari selasa siang,pukul 13.00 WIB saya berangkat dari rumah di antar ibune ke pinggir jalan raya untuk mencari tumpangan bus umum ke Surabaya. Bus yang saya dapat adalah PO AKAS ASRI  Full AC yang langsung meluncur menuju terminal Purabaya Surabaya dengan waktu yang lumayan lama yaitu 6 jam..    👿     Padahal dulu sebelum ada kemacetan di Porong.,  Jember – Surabaya dapat di tempuh hanya sekitar 4 jam saja.

Sesampai di Purabaya sekitar jam 19 WIB,langsung menuju Musholla untuk sholat Magrib jama’ qashar dengan shalat isya’. Setelah itu lanjut menuju Bandara dengan bus Shelter khusus Bandara yang selalu ada di terminal Purabaya. Sesampai di Bandara,saya masih harus menunggu 2 jam lagi untuk boarding ke Pesawat. Naaah…selama menunggu itulah saya bisa istirahat sambil blog walking dan akhirnya saya mendapatkan kabar dan penampakan jelas dari sosok sang teralis misteriusnya Honda. OOaalaaahh… ternyata cuma begitu thok…    😀

Baca Juga :  Motor super butut,polisi ogah nangkap..? Ah..mossook..?

Lanjut cerita,Pesawat datang setengah jam lebih ceepat dari jadwal,sehingga para penumpangpun lebih cepat berangkat, Pukul 23.00 WIB kami lepas landas meninggalkan Surabaya menuju Makassar selama satu jam perjalanan, lancar jaya tak ada masalah. Sampai di Makassar kami hanya berhenti selama 30 menit, dan lanjut menuju Kota Biak, Papua dengan waktu tempuh sekitar 3 jam perjalanan, karena waktu sudah dini hari maka mayoritas penumpang tidur,hanya saya dan beberapa penumpang yang tidak tidur,saya agak curiga dengan para kru pesawat yang hilir mudik seolah tidak biasa. Kecurigaan saya terbukti,setelah dua jam terbang menuju Biak,awak kabin mengumumkan jika penerbangan sedang menghadapi cuaca buruk,dan penumpang di minta tenang serta mengencangkan sabuk pengaman. Waahhh…para penumpang agak sedikit ribut namun kembali tenang setelah ada pengarahan darikru pesawat. Memang goncangan yang kami rasakan waktu itu agak lumayan dan agak lama juga,sempat mereda sekitar 15 menit, namun kembali ada pengumuman seperti sebelumnya. Dalam hati saya berdo’a dan berpasrah diri pada Yang Maha Kuasa,namun masih terus bermohon keselamatan untuk semua yang ada di pesawat tersebut. Kilatan kilatan Petir yang terlihat dari jendela makin membuat suasana merinding…  Akhirnya kami mendarat di Biak dengan selamat walaupun kondisi masih hujan agak deras…

Baca Juga :  Back to Jayapura

Berhenti selama 30 menit,kami kembali take off menuku Jayapura,sesi ini tak ada halangan berarti,cukup menyenangkan apalagi dengan senyuman awak pesawat yang di Rolling di bandara Biak, wuihh …orang baru semua..,bukan yang dari Surabaya semalam..masih segar broo….       😀      Dan akhirnya kami pun mendarat dengan mulus di bandar udara sentani Jayapura rabu pagi pukul 08.00 WITA.

Baca Juga :  Beginilah Tampilan Motor Masa Depan Dari Yamaha

Alhamdulillaahh…,akhirnya sampai juga .Walaupun masih ada jalur darat yang harus ditempuh sekitar 30 KM ,namun sampai di bandara saja sudah serasa sampai di rumah. Perjalanan darat ini pun saya tempuh dengan memilih naik ojek…, lumayan lah.. 60 rb..   itung itung bagi rejeki buat para Worker biker      😀      

wassalamu’alaikum..

Advertisements

20 tanggapan untuk “Perjalanan Melintasi 3 Zona Waktu Yang Melelahkan…

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: