Seandainya… bisa bertemu Lailatul Qadar…

Postingan kali ini bertema Agama.Terus terang saya bukanlah orang yang menguasai ilmu agama,hanya tahu sedikit dari wejangan guru ngaji saya dulu dan dari membaca berbagai sumber.                                   Semua kita yang beragama muslim pasti tahu, malam lailatul qadar adalah salah satu malam di bulan ramadhan,yang pada malam itu penuh keberkahan,sehingga siapapun umat islam yang pada malam itu terjaga dan berbuat kebajikan,maka akan mendapatkan pahala yang besarnya sama dengan pahala  berbuat kebajikan selama seribu bulan.Subhanallah… seribu bulan jika di hitung mungkin ketemunya  mungkin 80 tahun lebih sekian bulan.Mengenai dalilnya mungkin kita juga sudah tahu ada di Alquran Surah Al-Qadr.Saudaraku… itulah yang menjadi isi kepalaku sejak semalam,sebelum shalat tarawih,Pak Ustadz memberi keterangan sedikit tentang hal ini.    Lalu Berbuat kebajikan itu apakah hanya Shalat, dzikir,I’tikaf di mesjid dan sebagainya..?  Lalu apakah orang yang harus bekerja di malam hari  ( misalnya penjaga malam,sopir truck/bis malam,masinis kereta malam ,pilot pesawat antar benua,bloger yang lagi kopdar ,penjual sayur di pasar yang harus berangkat sebelum subuh    😀    dsb) untuk memenuhi nafkah keluarganya dengan tulus ikhlas dan bertepatan dengan turunnya  lailatul qadar, apakah akan mendapat pahala malam lailatul qadar juga.??  Inilah yang mengganjal di hati dan belum sempat saya tanyakan pada Pak Ustadz,karena habis tarawih anak saya keburu nangis minta pulang   😀    . Kira kira sodara sodari ada yang tahu jawabannya..?  Kasih tahu saya doong….    Pleeaase dong  ah…

Baca Juga :  Happy Ied Mubarok, 1435 H
Advertisements

Satu tanggapan untuk “Seandainya… bisa bertemu Lailatul Qadar…

  • Agustus 11, 2012 pada 2:21 pm
    Permalink

    misalnya masinis kereta api malam
    bisa jadi mendapatkan Lailatul Qadar
    ketika mereka udah pensiun kelak.

    beruntung banget bagi yang menemukan
    malam itu.
    bisa jadi pada tahun ini yang dapat
    malam Lailatul Qadar di dunia ini
    hanya satu doang.
    tapi sepengatahuan saya yang dapat tu malam
    adalah ORANG-ORANG PILIHAN.

    Balas
  • Agustus 11, 2012 pada 3:49 pm
    Permalink

    smua kembali pada diri n sang pencipta..

    Balas
  • Agustus 11, 2012 pada 4:32 pm
    Permalink

    memangnya ada penjelasan di quran atau hadist tentang ‘ siapapun umat islam yang pada malam itu terjaga dan berbuat kebajikan,maka akan mendapatkan pahala yang besarnya sama dengan pahala berbuat kebajikan selama seribu
    bulan.’ setahu saya, malam lailatul qadar adalah malam turunnya ayat al quran sehingga jelas merupakan malam yang lebih baik dari seribu bulan..

    Balas
    • Agustus 11, 2012 pada 6:19 pm
      Permalink

      Lailatul qodar seperti dijelaskan dalam surah al Qodar/97: adalah malam kemuliaan yang lebih baik dari ibadah 1000 bulan di malam biasa. Yang menurut hadis nabi saw Dari Aisyah ra, Sesungguhnya Rasulullah SAW telah bersabda: “Berusahalah untuk mencari Lailatul Qadar pada malam yang ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan.” (HR al Bukhori).

      Sedangkan Nuzulul Qur’an dipahami oleh para ulama sebagai turunnya wahyu Alquran untuk yang pertama kali. Setelah Rasulullah saw wafat maka selesai sudah wahyu turun dan Alquran sudah sempurna (al Maidah/5: 3). Sedangkan Lailatul Qodar seperti dijelaskan dalam hadis di atas setiap tahun hadir di bulan Ramadan. Wallahu a’lam

      Balas

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: